Posted on 28 Mei 2009 by ajar ilmu
Pernah melihat bayi yang baru lahir ? Apa kata-kata yang sudah diucapkannya ? Hanya “mmwhhh…mmwwhh”…atau cuma “daaa….daaa…..daaa”…
Sekarang lihat…anak berumur 2 hingga 3 tahun. Berapa banyak kata-kata yang sudah diucapkannya ? Kita sampai-sampai pusing tujuh keliling kalau mendengar ia bertanya ,”Ma, itu apa ? Kenapa kucing itu bulunya belang-belang ? Kenapa Kucing kita warnanya beda ? Pa, itu apa ? Kok langit warnanya biru ? Kenapa daun nggak biru warnanya ? Kenapa mata ikan selalu terbuka, memangnya dia nggak kelilipan ? Yang bundar ini untuk apa ? Kenapa harus bundar ?”
Sepanjang hari…sepanjang matanya terbuka, seorang anak berusia 2 – 3 tahun akan menghamburkan ratusan…bahkan mungkin ribuan kata-kata setiap hari. Semua meluncur begitu cepat. Semua menghambur seperti pancaran mata air yang jernih…
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: anakku | 2 Komentar »
Posted on 27 Mei 2009 by ajar ilmu
HARDIKNAS, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat puncak Pe ringatan Hari Pendidikan Nasional di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, kemarin.
BANDUNG (SI) – Pemerintahakhirnya menandatangani peraturan pemerintah (PP) terkait tunjangan-tunjangan guru dan dosen yang dinilai telah memenuhi syarat sertifikasi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, dengan dikeluarkannya undang-undang tersebut, para dosen dan guru akan menerima tunjangantunjangan yang merupakan hak dan kewajiban mereka dari pemerintah.
“Tunjangan guru, Alhamdulillah telah saya tanda tangani, PP tentang dosen juga telah saya tanda tangani.Peraturan ini akan mengatur tentang hak, kewajiban, dan tunjangan yang diterima dosen,” ujar Presiden SBY dalam sambutannya saat puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, kemarin.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: kebijakan pendidikan | Ditandai: tunjangan profesi, UU Guru dan Dosen | Leave a Comment »
Posted on 24 Mei 2009 by ajar ilmu
Tindakan Kelas sebagai Alternatif Pembelajaran
Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)1
oleh: I Nyoman Merdhana
IKIP Singaraja
1. Pengantar
Pengajaran bahasa Indonesia untuk orang asing perlu mendapat perhatian kita semua, kalau kita ingin menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang mempunyai tempat di mata dunia. Kita berharap semoga bahasa Indonesia kelak bisa menjadi bahasa dunia yang berdampingan dengan bahasa-bahasa dunia lainnya.
Untuk mencapai tujuan yang mulia ini tentu perlu dukungan semua pihak. Suatu pekerjaan besar seperti itu tidaklah cukup dibebankan kepada pihak tertentu saja. Para peminat perlu melibatkan diri secara langsung dan bersungguh-sungguh. Pemikiran-pemikiran para pakar dan para praktisi perlu dimanfaatkan untuk menemukan strategi yang benar dan tepat tentang pembelajaran bahasa Indonesia untuk orang asing ini.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: pembelajaran | Ditandai: Bhs Indonesia, PTK | Leave a Comment »
Posted on 21 Mei 2009 by ajar ilmu
Semoga bermanfaat.. ..
maaf apabila ada yg sudah pernah dapat email ini.
::
Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap
harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai
saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.
Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: pembelajaran, wajah yang lain | Ditandai: sadaqah jariyah | Leave a Comment »
Posted on 21 Mei 2009 by ajar ilmu
Oleh : TAUFIQ ISMAIL
Di tahun 1997 saya bertemu Chrisye sehabis sebuah acara, dan dia berkata, ” Bang, saya punya sebuah lagu. Saya sudah coba menuliskan
kata-katanya, tapi saya tidak puas. Bisakah Abang tolong tuliskan liriknya?” Karena saya suka lagu-lagu Chrisye, saya katakan bisa. Saya tanyakan kapan mesti selesai. Dia bilang sebulan. Menilik kegiatan saya yang lain, deadline sebulan itu bolehlah. Kaset lagu itu dikirimkannya, berikut keterangan berapa baris lirik diperlukan, dan untuk setiap larik berapa jumlah ketukannya, yang akan diisi dengan suku kata.Chrisye menginginkan puisi relijius.
Kemudian saya dengarkan lagu itu. Indah sekali. Saya suka betul. Sesudah seminggu, tidak ada ide. Dua minggu begitu juga. Minggu ketiga inspirasi masih tertutup. Saya mulai gelisah. Di ujung minggu keempat tetap buntu. Saya heran. Padahal lagu itu cantik jelita. Tapi kalau ide memang macet, apa mau dikatakan. Tampaknya saya akan telepon Chrisye keesokan harinya dan saya mau bilang, ” Chris, maaf ya, macet. Sori.” Saya akan kembalikan pita rekaman itu.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: wajah yang lain | Ditandai: chrisye | Leave a Comment »